| catatan
kecil khusus untuk menuliskan inspirasi ini. Semakin banyak inspirasi
yang ditulis dalam catatan kita, maka akan semakin banyak pilihan
dalam penulisan artikel nantinya.
Guna mendapatkan inspirasi, sebaiknya carilah kesibukan, seperti
membaca, berjalan-jalan, atau bertukar pikiran. Inspirasi bagi seorang
pengarang berpengalaman punya arti yang sangat berharga. Inspirasi
yang mengalir walaupun hanya sebuah kalimat pendek, dapat dijadikan
sebuah artikel atau cerita pendek yang dibumbui dengan catatan atau
pengalaman pribadi atau pengalaman orang lain.
Kemampuan mengembangkan inspirasi atau ide, merupakan suatu keahlian
atau pengalaman yang terlatih. Pengarang yang sudah terlatih, disiplin,
dan tekun, tidak pernah mendapat kesulitan dalam mengembangkan inspirasinya.
Pengarang seperti ini tidak pernah kehabisan bahan tulisan, dia
berkarya tidak selalu menanti inspirasi datang, tetapi berkarya
terus dan dalam berkarya itulah inspirasinya turun dan hinggap di
kepalanya.
Thomas Alfa Edison mengatakan, "Genius itu; 1% inspirasi, dan
99% cucuran keringat," dari sini semakin jelas, bahwa kecerdasan
atau kesanggupan berpikir itu, inspirasinya hanya 1% saja, sedangkan
cucuran keringat atau kerja/usaha 99%. Dalam mengarang pun diperlukan
kerja keras, memeras otak, atau apa yang dikatakan Edison "cucuran
keringat". Namun sekalipun inspirasi itu hanya 1% tapi cukup
vital.
Inspirasi yang 1% itulah yang dikembangkan dengan kemampuan yang
ada untuk bisa berkembang sampai 100%. Dalam usaha pengembangannya,
seorang pengarang memerlukan modal atau pengetahuan "kemahiran
berbahasa" Indonesia yang baik dan benar. Dalam kemahiran berbahasa
inilah terletaknya "seni mengarang" yang ditunjang oleh
disiplin yang ketat dalam berlatih.
By
Abu Al-Ghifari
|